Sebagai media informasi terbaru dunia sepakbola, jadwalbolaterlengkap.com menyajikan informasi hasil pertandingan Serie A yang mempertemukan Bologna vs AC Milan pada giornata ke-23. Bermain di Stadio Renato Dall’Ara, Rossoneri sukses membawa pulang tiga poin penting usai menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Yuk simak ulasan lengkap jalannya pertandingan, statistik utama, hingga dampak kemenangan ini terhadap posisi AC Milan dan Bologna di klasemen Serie A musim ini.
Baca Juga: Jadwal Playoff Europa League 2025/2026 Resmi Dirilis
Jalannya Pertandingan Bologna vs AC Milan
Pertandingan Bologna vs AC Milan berlangsung dengan tempo cukup tinggi sejak menit awal, di mana kedua tim tampil dengan pendekatan berbeda. Bologna berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola dan sirkulasi umpan pendek, sementara AC Milan memilih bermain lebih langsung dan efisien dalam memanfaatkan ruang. Seiring berjalannya laga, perbedaan efektivitas tersebut menjadi faktor penentu, terutama dalam cara Milan mengonversi peluang menjadi gol dan menjaga keseimbangan antar lini sepanjang pertandingan.
Babak Pertama

AC Milan langsung mengambil inisiatif permainan sejak menit awal meski tampil sebagai tim tamu. Sejak awal laga, Bologna mencoba membangun serangan lewat penguasaan bola. Namun demikian, Milan tampil lebih efektif dalam memanfaatkan ruang di sepertiga akhir lapangan.
Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-20. Melalui skema serangan cepat, Ruben Loftus-Cheek mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan celah di lini pertahanan Bologna. Dengan penyelesaian yang tenang, gelandang asal Inggris itu melepaskan tembakan akurat yang gagal dibendung kiper tuan rumah.
Setelah tertinggal, Bologna berusaha merespons. Beberapa kali, tuan rumah mencoba menekan lewat pergerakan dari sisi sayap. Meski begitu, rapatnya organisasi bertahan Milan membuat setiap upaya tersebut kerap terhenti sebelum memasuki area kotak penalti.
Menjelang turun minum, AC Milan kembali menunjukkan ketajamannya. Kali ini, Christopher Nkunku sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti pada menit ke-39 setelah pelanggaran terjadi di area terlarang. Alhasil, skor 2-0 untuk keunggulan Milan bertahan hingga jeda pertandingan.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, AC Milan tidak mengendurkan tempo permainan. Sebaliknya, tim tamu langsung menekan sejak awal paruh kedua. Hasilnya, baru tiga menit babak kedua berjalan, Adrien Rabiot mencetak gol ketiga pada menit ke-48 yang praktis mematikan perlawanan Bologna.
Setelah tertinggal tiga gol, Bologna mencoba bangkit. Dalam situasi tersebut, mereka lebih banyak menguasai bola dan berusaha menekan lewat kombinasi umpan pendek. Namun demikian, solidnya lini pertahanan Milan membuat peluang bersih sulit tercipta.
Pada sisa waktu pertandingan, AC Milan bermain lebih tenang. Dengan kontrol tempo yang baik, Milan menjaga keseimbangan antar lini sambil menutup ruang gerak lawan. Akhirnya, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan AC Milan tidak berubah.
Statistik Utama Bologna vs AC Milan
Secara statistik, Bologna sebenarnya unggul dalam beberapa aspek permainan. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 54 persen, berbanding 46 persen milik AC Milan. Bologna juga melepaskan total 13 tembakan, namun hanya dua yang mengarah ke gawang.
Sebaliknya, AC Milan tampil jauh lebih efisien. Dari 10 total tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran dan berujung tiga gol. Nilai expected goals (xG) Milan mencapai 2,62, jauh di atas Bologna yang hanya mencatatkan 0,45.
Dalam distribusi bola, Bologna unggul tipis dengan 493 operan dan akurasi 88 persen. Namun Milan tetap solid dengan 429 operan dan akurasi 84 persen, cukup untuk mengontrol ritme pertandingan saat dibutuhkan.
Baca Juga: Real Madrid Kalah dari Benfica 2-4, Drama Gol Kiper Guncang Liga Champions
Performa Individu Pemain Kunci
Beberapa pemain AC Milan tampil menonjol dalam laga ini. Ruben Loftus-Cheek menjadi motor permainan lini tengah dengan kontribusi gol pembuka serta kerja defensif yang konsisten. Ia juga mencatatkan rating tinggi berkat efektivitas pergerakannya.
Christopher Nkunku kembali menunjukkan ketenangan sebagai penyerang dengan eksekusi penalti yang sempurna. Selain mencetak gol, ia aktif membuka ruang dan menarik perhatian bek Bologna.
Di lini tengah, Adrien Rabiot tampil dominan. Golnya di awal babak kedua menjadi penegas kontrol Milan atas pertandingan. Rabiot juga unggul dalam duel fisik dan distribusi bola.
Dari sisi Bologna, usaha terbaik datang dari lini tengah yang mencoba menjaga aliran bola. Namun minimnya peluang bersih membuat mereka kesulitan menembus pertahanan Milan yang disiplin.
Dampak Hasil Terhadap Klasemen Serie A

Kemenangan ini memberikan dampak signifikan bagi AC Milan. Tambahan tiga poin membuat Rossoneri tetap bersaing di papan atas Serie A dan menjaga jarak dengan para pesaing di zona Liga Champions.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Bologna tertahan di papan tengah. Meski masih memiliki peluang untuk bersaing lebih tinggi, mereka perlu segera memperbaiki efektivitas serangan jika ingin konsisten meraih poin.
Kesimpulan Bologna vs AC Milan
AC Milan layak meraih kemenangan 3-0 atas Bologna berkat permainan yang efektif dan disiplin sepanjang laga. Meski tidak dominan dalam penguasaan bola, Milan mampu memaksimalkan peluang yang didapat dan tampil klinis di momen krusial.
Hasil ini menegaskan status Milan sebagai salah satu tim paling efisien di Serie A musim ini. Di sisi lain, Bologna harus segera berbenah, terutama dalam penyelesaian akhir, agar tidak kehilangan momentum di sisa kompetisi. Laga ini menjadi bukti bahwa efektivitas sering kali lebih menentukan daripada sekadar dominasi permainan.